Jangan Disepelekan, 7 Arti Warna Kotoran Telinga, Bagaimana yang Normal dan yang Berbahaya?

- Sabtu, 14 Januari 2023 | 09:18 WIB
Ilustrasi -Jangan Disepelekan, 7 Arti Warna Kotoran Telinga, Bagaimana yang Normal dan yang Berbahaya?. */Pixels
Ilustrasi -Jangan Disepelekan, 7 Arti Warna Kotoran Telinga, Bagaimana yang Normal dan yang Berbahaya?. */Pixels

JATIM ZONE – Kotoran telinga terbentuk secara alami untuk melindungi telinga. Dikenal dengan istilah medis cerumen, kotoran telinga berfungsi untuk mencegah kotoran dan benda asing lain untuk masuk ke dalam telinga serta untuk mencegah infeksi.

Kotoran telinga dapat memiliki tekstur dan warna yang berbeda-beda. Apa sebenarnya arti warna kotoran telinga yang berbeda-beda ini?

Mengenal Tekstur dan Arti Warna kotoran telinga
Pada dasarnya telinga dapat membersihkan dirinya sendiri. Kotoran telinga yang sudah tua akan bercampur bersama dengan sel kulit mati dan keluar dari dalam ke bagian lubang telinga.

Baca Juga: 11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Ternyata, tidak semua orang memiliki tekstur dan juga warna kotoran telinga yang sama. Warna dan bentuk kotoran telinga yang berbeda-beda juga bisa mengindikasikan kondisi kesehatan seseorang.

Berikut adalah arti warna kotoran telinga yang berbeda-beda yang wajib untuk Anda kenali!

1. Kotoran telinga berwarna kuning pucat dengan tekstur lembut

Kotoran telinga berwarna kuning pucat umumnya dimiliki oleh anak-anak.

Warna ini termasuk ke dalam warna kotoran telinga yang normal. Warna ini dapat berubah menjadi lebih gelap seiring dengan berjalannya usia.

Produksi kotoran telinga juga biasanya akan semakin berkurang ketika seseorang semakin beranjak dewasa.

2. Kotoran telinga berwarna kuning kecoklatan cenderung basah
Arti warna kotoran telinga kuning kecoklatan dengan tekstur cenderung basah juga adalah normal.

Ciri-ciri kotorangan telinga ini biasanya dimiliki oleh orang Kaukasia dan Afrika. Hal ini disebabkan oleh adanya mutasi gen yang membuat kotoran telinga menjadi lebih basah. Namun tidak perlu dikhawatirkan karena kondisi ini tidak menandakan adanya gangguan pada telinga.

3. Kotoran telinga berwarna putih keabuan cenderung kering
Jika sebelumnya dikatakan bahwa tekstur kotoran telinga yang cenderung basah adalah normal, bukan berarti kotoran telinga kering itu tidak normal.

Bagi sebagian etnis di dunia, kotoran telinga berwarna putih keabuan dengan tekstur yang kering juga termasuk ke dalam jenis kotoran telinga yang normal. Sebuah studi menemukan bahwa warna dan tekstur kotoran telinga ini paling umum dimiliki keturunan etnis Asia Timur.

Halaman:

Editor: Dias Alan Anggariawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lidahkmu Gatal saat Makan Nanas? Ini Ulasannya

Sabtu, 28 Januari 2023 | 09:39 WIB

Mau Cepat Move On, ini Cara Mengatasi Patah Hati

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:13 WIB

11 Manfaat Pijat Bayi yang Wajib Diketahui Orang Tua

Sabtu, 14 Januari 2023 | 09:10 WIB
X