Ingin Mendapatkan Malam Laitatul Qodar, Coba Ikuti 7 Amalan Sunnah Bulan Ramadhan ini

- Sabtu, 16 April 2022 | 02:09 WIB
7 Amalan Sunnah Bulan Ramadhan untuk Mendapatkan Malam Laitatul Qodar (Foto/freepik)
7 Amalan Sunnah Bulan Ramadhan untuk Mendapatkan Malam Laitatul Qodar (Foto/freepik)

JATIMZONE.COM - Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan apalagi didalamnya ada malam seribu bulan yang dikenal sebagai malam Lailatul Qodar.

Oleh karena itu, seorang muslim selain diwajibkan berpuasa ia juga disunnahkan memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadhan untuk mendapatkan ampunan Allah Ta’ala.

Di bulan Ramadhan juga seorang muslim diharuskan berlomba-lomba dalam kebaikan sehingga setiap amalan sunnah hendaknya dilakukan dengan niat ikhlas.

Baca Juga: Momen Lawas Megawati dan Puan Maharani Nangis Gegara Harga BBM Naik di Zaman SBY

Bulan Ramadhan juga menjadi sangat istimewa karena di salah satunya ada malam Lailatul Al Qadr, yaitu dimana kitab suci umat Islam turun ke bumi untuk memancarkan kebaikan ke seluruh penjuru.

Banyak faedah yang didapatkan seorang muslim yang melakukan kebaikan di malam Lailatul Qodar seperti diampuni dosa-dosanya, dianggap amalannya lebih baik daripada seribu bulan, malam dimana malaikat turun ke bumi dan masih banyak manfaat lainnnya.

Akan tetapi, para ulama masih berselisih mengenai malam tersebut sehingga seorang hamba dianjurkan untuk terus beribadah secara istiqomah selama bulan Ramadhan.

Baca Juga: Ow! Ternyata ini Pahala Hubungan Suami Istri di Bulan Ramadhan

Dilansir dari NU.or.id, setidaknya ada 7 amalan sunnah yang sangat baik dikerjakan untuk mendapmpingi ibada puasa di bulan Ramadhan agar mendapatkan malam Lailatul Qodar.

1. Mengakhirkan Sahur

Sahur memiliki nilai ibadah yang amat besar di mata Allah SWT. Bahkan sebuah hadist menyatakan bahwa di dalam sahur terdapat keberkahan yang besar.

“Bersantap sahurlah kalian, karena dalam sahur itu ada keberkahan,” (HR al-Bukhari).

Sahur sendiri merupakan aktivitas menyanpat seuatu walaupun sedikit atau seteguk air. Waktu sahur berada selepas tengah malam dan sebelum waktu seubuh selama tidak masuk waktu yang meragukan.

Rasulullah SAW menganjurkan umat islam untuk mengakhirkan sahur karena ada kebaikan dalam hal tersebut sesuai dengan hadist.

Halaman:

Editor: Haifizah Maulidina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X