Sejarah Muhammadiyah, Langkah Kiai Haji Ahmad Dahlan Memurnikan Ajaran Islam di Indonesia

- Rabu, 30 November 2022 | 09:29 WIB
Logo Muhammadiyah.  (ist)
Logo Muhammadiyah. (ist)

JATIM ZONEMuhammadiyah merupakan organisasi Islam besar di Indonesia. Kata Muhammadiyah secara harfia, memiliki arti orang-orang yang beriman kepada Nabi Muhammad. Penggunaan kata ini menghubungkan ajaran dan jejak dari perjuangan Nabi Muhammad.

Pada bulan Dzulhijjah (8 Dzulhijjah 1330 H) atau 18 November 1912 M adalah momentum penting lahirnya Muhammadiyah.

Hal itu dilakukan untuk melakukan perintisan sekaligus pembaharuan Islam di negeri Indonesia yang berpenduduk terbesar muslim di dunia.

Organisasi gerakan Islam ini didirikan oleh Kyai Haji Ahmad Dahlan atau Muhammad Darwis yang merupakan seorang kyai alim, cerdas, dan berjiwa pembaru dari kota santri Kauman Yogyakarta.

Dikutip jatimzone.com dari repository.umy.ac.id, latar belakang Kyai Dahlan memilih nama Muhammadiyah yaitu untuk memancing rasa ingin tahu masyarakat, sehingga ada celah untuk memberikan penjelasan dan keterangan luas tentang agama Islam.

Baca Juga: Bagini Cara Mandi Taubat dan Waktu yang Tepat Untuk Sholat Taubat Menurut Ustadz Abdul Somad

Keberadaan organisasi Islam itu didirikan untuk memberi dukungan dari usaha Kyai Dahlan untuk memurnikan ajaran Islam yang dianggap masih dipengaruhi hal-hal mistik. Ia mulai menyemaikan benih pembaruan di Tanah air.

Gagasan pembaharuan itu didapati olehnya setelah berguru kepada ulama-ulama di Indonesia yang sedang bermukim di Makkah.

Pembaruan Islam yang cukup orisinil dari Kyai Dahlan, dirujuk pada pemahaman dan pengalaman Surat Al-Ma’un, sebagai contoh yang paling monumental pada amal sosisal dan kesejahteraan, hingga mampu melahirkan generasi terpelajar Muslim.

Muhammadiyah juga sebuah gerakan Islam yang melaksanakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar dengan maksud dan tujuan untuk menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Baca Juga: Ternyata Begini Hukumnya Kurban Pakai Nama Orangtua Menurut Buya Yahya

Gerakan Muhammadiyah berkiprah di tengah-tengah penduduk bangsa Indonesia dengan membangun beragam macam amal usaha yang dapat menyentuh hajat orang banyak, seperti beragam macam instansi pendidikan dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

Selain itu, organisasi yang didirikah Kiai Haji Ahmad Dahlan itu memiliki pandangan bahwa Agama Islam menyangkut seluruh aspek kehidupan meliputi aqidah, ibadah, akhlaq, dan mu’amalat duniawiyah.

Sebuah satu kesatuan yang utuh dan harus dilaksanakan dalam kehidupan perseorangan maupun kolektif.

Halaman:

Editor: Dias Alan Anggariawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X