Hukum Judi Bola dalam Islam, Stop Taruhan Piala Dunia 2022

- Rabu, 30 November 2022 | 09:34 WIB
Ilustrasi. Hukum judi bola dalam islam melihat banyaknya perjudian ketika digelar Piala Dunia 2022. (Instagram @piala_dunia_qatar)
Ilustrasi. Hukum judi bola dalam islam melihat banyaknya perjudian ketika digelar Piala Dunia 2022. (Instagram @piala_dunia_qatar)


JATIM ZONE - Digelarnya turnamen sepak bola terbesar Piala Dunia 2022 yang diselenggarakan di Qatar tidak terlepas dari perjudian, khususnya judi bola.

Judi bola banyak digemari para penggemar sepak bola melalui permainan tebak skor, tebak pemenang, atau tebak gol yang diciptakan.

Dalam Islam, perjudian merupakan salah satu perbuatan dosa dan kerap disandingkan dengan meminum minuman keras seperti yang tertuang dalam banyak ayat di kitab Al-Quran.

Baca Juga: Sejarah Muhammadiyah, Langkah Kiai Haji Ahmad Dahlan Memurnikan Ajaran Islam di Indonesia

Ibnu Hajar Al Makki berkata, “Sebab larangan maysir (judi) dan masalahnya perkara tersebut dikarenakan di dalamnya terdapat memakan harta orang lain dengan cara yang batil".

Baca Juga: Arie Untung Keluhkan Kebijakan Instagram Usai Blokir Video Lantunan Ayat Al Quran di Piala Dunia 2022

Adapun dua ayat dalam Al-Quran yang menyebutkan bahwa bermain judi merupakan perbuatan setan sebagai berikut:

Baca Juga: Bagini Cara Mandi Taubat dan Waktu yang Tepat Untuk Sholat Taubat Menurut Ustadz Abdul Somad

Surat Al-Maidah ayat 90

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung."

Surat Al-Maidah ayat 91

اِنَّمَا يُرِيْدُ الشَّيْطٰنُ اَنْ يُّوْقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاۤءَ فِى الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِ وَعَنِ الصَّلٰوةِ فَهَلْ اَنْتُمْ مُّنْتَهُوْنَ

Artinya: "Sesungguhnya setan hanya bermaksud menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu melalui minuman keras dan judi serta (bermaksud) menghalangi kamu dari mengingat Allah dan (melaksanakan) salat, maka tidakkah kamu mau berhenti?"

Halaman:

Editor: Dias Alan Anggariawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X