Hukum Kirimkan Bacaan Qur’an Kepada Orang Meninggal Menurut Ustadz Syafiq Riza Basalamah

- Jumat, 16 Desember 2022 | 10:23 WIB
Ilustrasi. Jangan berputusa asa pada Rahmat Allah, teruslah berdoa.
Ilustrasi. Jangan berputusa asa pada Rahmat Allah, teruslah berdoa.

JATIM ZONE - Ustadz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan hukum mengirimkan bacaan Al Fatihah dan bacaan Al Quran lainnya kepada orang meninggal.

Seringkali didapati di tengah masyarakat muslim bahwa adanya kebiasaan mengirimkan bacaan Al Fatihah kepada orang yang sudah meninggal dunia.

Umumnya dilakukan setelah sholat wajib, peringatan waktu kepergian yang bersangkutan dan saat acara untuk mengenang almarhum atau almarhumah.

Baca Juga: Ini Dampak Negatif Judi Bola, Nomor 6 Sangat Bahaya

Bacaan Al Fatihah itu dimaksudkan agar pahala yang harusnya diberikan kepada si pembaca dihadiahkan untuk yang sudah meninggal.

Begitupun dengan bacaan Al Qur an yang lain juga sengaja dihadiahkan dengan harapan bisa sampai kepada roh orang meninggal dunia.

Terkait hukum bacaan seperti itu, Ustadz Syafiq Riza Basalamah mengatakan bahwa ibadah tersebut terdapat perbedaan di kalangan ulama.

“Ini permasalahan yang diperselisihkan para ulama. Sebagian ulama mengatakan bacaan itu sampai, sebagaimana sedekah sampai. Tapi ada sebagian ulama lain mengatakan tidak sampai,” kata Ustadz Syafiq Riza Basalamah, dilansir dari kanal YouTube Syafiq Riza Basalamah Official.

Baca Juga: Bagini Cara Mandi Taubat dan Waktu yang Tepat Untuk Sholat Taubat Menurut Ustadz Abdul Somad

Ustadz Syafiq Riza menyarankan untuk mendapatkan jawaban tersebut dengan melihat perbuatan Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam beberapa riwayat, Nabi turut mendoakan orang yang sudah meninggal dunia. Juga ulama yang memperbolehkan hal demikian meng-qiyaskan (menyamakan)-nya dengan bersedekah untuk orang yang sudah tiada.

“Kalau kita menilik bagaimana Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau mendoakan saja. Sama seperti saat sholat jenazah. Takbir pertama kita baca al-Fatihah dan bacaan itu tidak kita kirimkan kepada yang meninggal dunia. Takbir kedua kita sholawat untuk Nabi, itu pun tidak kita kirimkan kepada yang meninggal dunia, hanya membacanya. Takbir yang ketiga di sini berisikan doa,” tutur Ustadz Syafiq Riza Basalamah.

Maka dari tuntunan sholat jenazah tersebut bisa menurut Ustadz Syafiq Riza yang lebih dianjurkan adalah mendoakan kebaikan bagi yang sudah meninggal.

Baca Juga: Bagini Cara Mandi Taubat dan Waktu yang Tepat Untuk Sholat Taubat Menurut Ustadz Abdul Somad

Halaman:

Editor: Haifizah Maulidina

Sumber: YouTube Syafiq Riza Basalamah Official.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X