Emak-emak Mandi di Lumpur yang Sedang Viral di TikTok Akhirnya Diperiksa Polisi

- Kamis, 19 Januari 2023 | 13:32 WIB
Live TikTok mandi lumpur yang belakangan ini viral. /Kolase foto Tangkapan layar TikTok.com/@intan_komalasari92
Live TikTok mandi lumpur yang belakangan ini viral. /Kolase foto Tangkapan layar TikTok.com/@intan_komalasari92

JATIM ZONE - Emak-emak mandi di lumpur yang sedang live di TikTok ahkirnya diperiksa Polisi.

Diketahui, Emak-emak mandi di lumpur tersebut pemilik akun @intan_komalasari92 itu ternyata merupakan orang Lombok.

Hal itu diketahui setelah Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) menelusuri pemilik akun TikTok yang meresahkan masyarakat dengan konten "emak-emak mandi di lumpur" yang kini sedang viral di jagat maya itu.

Baca Juga: Kasus Ancam Bunuh Terhadap Wartawan, Begini Respon Nasir Djamil Anggota Komisi III DPR RI

"Hasil penelusuran anggota Subdit Siber Polda NTB menemukan pemilik akun TikTok tersebut berdomisili di Desa Setangor, Kabupaten Lombok Tengah," kata Kepala Bidang Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto melalui keterangan tertulis yang diterima di Mataram, Rabu, 18 Januari 2023.

Dari hasil pemeriksaan di Polres Lombok Tengah, dia menyampaikan pemilik akun tersebut merupakan pasangan suami istri berinisial SAH dan IK. Selain itu, ada juga tiga orang tua yang pernah tampil pada siaran langsung mereka.

"Kemudian 3 orang yang pernah tampil pada siaran langsung akun TikTok dengan konten mandi di lumpur itu berinisial LS (49), IR (54), dan HRT (43)," ujar Artanto.

Baca Juga: Viral Siswa Berprestasi Malah Dianggap Rusak, Warganet: Dansa yang Belum Tentu Semua Orang Bisa Melakukannya

Dia mengatakan bahwa ketiga orang yang tampil dalam siaran langsung di akun tersebut masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik akun. Sedangkan beberapa orang lainnya merupakan tetangga pemilik akun TikTok tersebut.

"Ada juga beberapa orang lain yang tampil di konten itu merupakan tetangga dari pemilik akun," ucap Artanto.

"Tujuannya hanya untuk mendapatkan keuntungan dari 'gift' yang diberikan penonton dengan kesepakatan bagi hasil dengan pengelola akun," tuturnya menambahkan.

Meski demikian, Artanto memastikan tim siber akan tetap memproses persoalan tersebut dengan melakukan penyelidikan. Dengan adanya persoalan ini, dia juga meminta warga agar lebih cerdas dan edukatif dalam menggunakan media sosial.

"Dikhawatirkan tampilan konten demikian dapat menimbulkan kegaduhan dan salah persepsi dari warga yang berpotensi dapat mengganggu kamtibmas," pungkasnya. ***

Editor: Haifizah Maulidina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Emak-emak yang Mandi di Lumpur Tolak Tawaran Kerja

Kamis, 19 Januari 2023 | 13:47 WIB
X