Viral! Video Kapolres Sampang Marahi Jurnalis, Begini Kronologinya

- Kamis, 16 Juni 2022 | 11:50 WIB
Tangkap video Kapolres Sampang marahi jurnalis. */Ahmad Juma'adi
Tangkap video Kapolres Sampang marahi jurnalis. */Ahmad Juma'adi

SAMPANG, JATIM ZONE - Viralnya video Kapolres Sampang tidak akan layani konfirmasi jurnalis manapun yang tidak lulus UKW dan tak terdaftar pada Dewan Pers membuat kalangan media kecewa dengan perkataanya.

Hal ini dikatakan pada saat sebagian jurnalis mengadakan audiensi atau konfirmasi terkait sulitnya akses informasi public pada era yang mengedepankan sisi transparansi dan akuntabilitas public ke Kapolres Sampang pada Selasa (14/06/2022).

Saat dikonfirmasi Kapolres AKBP Arman membenarkan bahwa pada saat jurnalis audensi, ia menyampaikan secara normatif bahwa sesuai aturan sebaiknya jurnalis bisa lulus uji kompetensi atau lulus UKW.

“Karena semua pejabat atau orang yang akan di konfirmasi akan merasa aman dan nyaman untuk memberikan statementnya karena merasa yakin bahwa wartawan yang di hadapinya adalah betul-betul yang profesional," ucap AKBP Arman, saat dikonfirmasi jatimzone.com pada Kamis, (15/06/2022).

Baca Juga: Tukang Becak Naik Haji, Bukan Judul Sinetron Tapi Kisah Nyata di Sampang

Menurutnya, selama ini haya mengutip pada saat pihaknya menghadiri acara dewan pres, bahwa sebaiknya teman-teman bisa lulus uji kompetensi atau lulus UKW dan medianya sudah sudah terdaftar di dewan pers, tetapi selama ini aku gak pernah mempermasalahkan hal itu.

“Teman-teman minta berita saya layani dan dikasih, dan pada saat saya ngomong di depan para media saat audensi itu memang seperti kasar, tapi itu memang logat bicara saya atau suara saya keras, tapi saya gak ada masalah dengan teman-teman media," jelasnya.

Lanjut Arman, sebenarnya agar dalam pemberitaan lebih profesiona,l sebaiknya teman-teman jurnalis bisa lulus uji kompetensi wartawan.

Baca Juga: Dishub Sampang akan Kerjasama dalam Pemantauan Pelanggara Lalulintas

“Ini menurut saya pribadi, menurut saya ini juga ucapan dari teman-teman Pres bahwa alangkah baiknya memang wartawan atau jurnalis itu harus lulus uji kompetensi sehingga produk yang di dapat benar-benar profisonal," tambahnya.

Perlu diketahui, lanjutnya adapun perkembangannya sampai saat yang diterima, bahwa teman-teman wartawan yang mendaftarkan di Polres Sampang sebagai wartawan itu menurut data sejumlah 56 Orang,

Dari data 56 Orang ini, semua ada medianya namun pihaknya belum mengecek satu persatu, apakah betul sudah terdaftar di dewan pers atau belum.

“Namun, sampai saat ini belum ada permasalahan juga kami terima terima saja enggak ada yang di tolak terus dari 56 Orang ini baru dua orang yang menyetorkan mempunyai uji kompetensi,“

Baca Juga: Polres Sampang Gelar Upacara Apel Pasukan Operasi Patuh Semeru 2022

Halaman:

Editor: Dias Alan Anggariawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompak, PPK se-Kabupaten Sumenep Antusias Ikuti Bimtek

Minggu, 5 Februari 2023 | 16:10 WIB
X