Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang Musnahkan Barang Bukti

- Kamis, 23 Juni 2022 | 08:17 WIB
Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang Musnahkan Barang Bukti. */Ahmad Juma'adi
Kejaksaan Negeri Kabupaten Sampang Musnahkan Barang Bukti. */Ahmad Juma'adi

SAMPANG, JATIM ZONE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sampang melakukan pemusnahan barang bukti. Rabu 22 Juni 2022.

Hadir dalam pemusnahan barang bukti tersebut, Wakil Bupati Sampang, Abdullah Hidayat yang di dampingi oleh Kajari Sampang Imang Job Marsudi, Kodim 0828/Sampang, Ketua BNN Kabupaten Sumenep, Dinkes Sampang.

Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Imang Job Marsudi, menyampaikan bahwa Barang Bukti (BB) yang dimusnahkan itu adalah kasus yang ditangani selama satu tahun dengan 89 perkara sejak November 2021 sampai dengan saat ini.

Baca Juga: Marak Rokok Ilegal, Puluhan Mahasiswa di Pamekasan Demo Kantor Bea Cukai Madura

“Barang Bukti yang kita musanahkan terdiri dari handphone, sajam dan narkotika,” ucap Imang Job Marsudi.

Sementara yang menjadi atensi bersama yaitu untuk pemberantasan peredaran narkoba dimana saat ini narkotika seberat 374 gram menjadi barang bukti yang dominan untuk dimusnahkan.

Baca Juga: Wakil Bupati Pamekasan Hadiri Pembukaan Liga Santri 2022

Wakil Bupati Abdullah Hidayat mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Sampang bersama Aparat Penegak Hukum lainnya yang senantiasa mewujudkan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat Kabupaten Sampang.

Pihaknya juga meyakini jika peredaran narkoba di Kabupaten Sampang saat ini telah menurun terbukti dengan Barang Bukti yang diamankan semakin sedikit.

“Maka dari itu pencegahan narkoba menjadi atensi bersama, menjadi tugas kita semua dengan melakukan pendekatan secara persuasif dengan tokoh agama dan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Sampang Bersama Densus 88 dan Kemenag RI Gelar Pembinaan kepada Khatib dan Da'i

Perlu diketahui bahwa Pemerintah Daerah mencari solusi tenpat untuk para pecandu narkoba dengan berencana membangun Panti Rehab di Kabupaten Sampang.

“ Yang Insya Allah lahannya sudah ada di Kecamatan Pangarengan tinggal kita pelajari SOPnya bagaimana fasilitas dan penanganannya, pembangunan Panti Rehab ditujukan agar para pengguna yang sudah terlanjur memakai narkoba bisa direhabilitasi dan berhenti menkonsumsi barang haram tersebut,” pungkasnya. ***

Editor: Haifizah Maulidina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kompak, PPK se-Kabupaten Sumenep Antusias Ikuti Bimtek

Minggu, 5 Februari 2023 | 16:10 WIB
X