• Jumat, 9 Desember 2022

5 Raperda Usul Bupati Terancam Ditolak DPRD, Ini Alasannya

- Senin, 17 Oktober 2022 | 23:41 WIB
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah, DPRD Kabupaten Sumenep, Ahmad Juhari.*/Enggar
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah, DPRD Kabupaten Sumenep, Ahmad Juhari.*/Enggar

Sumenep Jatim Zone - Sebanyak 11 rancangan peraturan daerah (Raperda) usulan eksekutif, hanya 5 yang dimungkinkan masuk pada Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2023.

Sementara 6 Raperda lainnya, terancam ditolak karena DPRD Sumenep menilai dari ke 6 Raperda itu dinilai tidak mendesak untuk dijadikan prioritas pembahasan pada Propemperda tahun 2023.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumenep, Juhari, pada Senin, 17 Oktober 2022.

Baca Juga: Gegara Barang Ini, Seorang PNS di Sumenep Diamankan Polisi

Pihaknya menyampaikan, bahwa telah membahas 11 Raperda Usulan ekskutif pada Kamis (13/10/2022) lalu.

"Setelah kami bahas dan cermati 11 raperda usulan bupati, yang masuk prioritas atau mendesak untuk dibahas di tahun 2023 ada 5 Raperda," ungkapnya.

Adapun 5 Raperda yang dinilai mendesak untuk segera di bahas pada tahun 2023, di antaranya; Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kemudian Raperda Pengelolaan Air Limbah Domestik, Raperda
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah atau SO, dan Raperda Penyelenggaraan Diniyah.

Baca Juga: DPRD Sumenep Gelar Rapat Paripurna Nota Penjelasan 1 Rancangan Perda Usul Eksekutif dan 3 Rancangan Perda

Lebih lanjut pria murah senyum ini menjelaskan, 5 raperda itu bisa berubah apabila masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tidak mempersiapkan secara matang.

Halaman:

Editor: Haifizah Maulidina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jika Menemukan Rokok Ilegal, Segera Laporkan Kesini

Selasa, 22 November 2022 | 15:58 WIB

DPRD Sumenep Selesaikan 14 Raperda dalam Se Tahun

Rabu, 16 November 2022 | 19:19 WIB
X