• Selasa, 17 Mei 2022

Meski Hidup di Pinggiran Kota Sampang, Ibu Empat Anak ini Hidup dalam Rumah Beratapkan Terpal

- Sabtu, 16 April 2022 | 19:34 WIB
Sutihah (52) warga jalan Syamsul Arifin, Kampung Halelah, Kabupaten Sampang, hidup serba kekurangan. (Foto/Ahmad Juma'adi)
Sutihah (52) warga jalan Syamsul Arifin, Kampung Halelah, Kabupaten Sampang, hidup serba kekurangan. (Foto/Ahmad Juma'adi)

SAMPANG, jatimzoene.com - Sungguh miris hidup Sutihah (52) warga jalan Syamsul Arifin, Kampung Halelah, Kabupaten Sampang.

Sebab, Sutihah yang merawat empat anaknya terpaksa menempati rumah yang sangat tidak layak huni.

Ia terapksa tidur dalam rumah yang beratapkan terpal yang sudah rapuh selama empat bulan.

Bahkan, mirisnya lagi, meski hidup dipinggiran kota Sampang, ia sudah lama tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.

Baca Juga: Aliansi Wartawan Sampang Bagikan Sembako dan Takjil Gratis

Baca Juga: KPKNL Pamekasan Bagi-bagi Takjil Pada Pengguna Jalan

“Sebagian rumah yang di kasih terpal pengganti genting ini sudah 4 bulan dan hampir roboh. Pada saat itu anak-anak sedang lelap tidur, tegah malem ada bunyi genting yang mau jatuh sehingga anak- anak lari takut karena rumah yang ditempati takut roboh," jelas Sutihah saat Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) melakukan blusukan. Jum'at (15/04/2022).

Sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah walaupun sudah ada petugas yang melihat dan RT sudah tahu hal ini. 

“Dan kami sagat berterimakasih kepada para jurnalis, Aliansi Wartawan Sampang (AWAS) yang telah membatu meski bantuan yang diberikan sangat sederhana, Ibu Sutihah bersyukur,”

Halaman:

Editor: Haifizah Maulidina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X