• Kamis, 8 Desember 2022

Rudi Hartono Sampaikan Salam Pada Pemilik Website Suaraanakkolong.com, Konten Sampah Perusak Marwah

- Rabu, 23 November 2022 | 20:35 WIB
Moh. Rudi Hartono, Ketua Bidang Investigasi, Advokasi Hukum dan HAM, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep.*/ Khairul
Moh. Rudi Hartono, Ketua Bidang Investigasi, Advokasi Hukum dan HAM, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep.*/ Khairul

JATIM ZONE - Ketua Bidang Investigasi, Advokasi Hukum dan HAM, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Sumenep, Moh. Rudi Hartono mengecam keras terkait konten yang ditayangkan suaraanakkolong.com yang di dalam isi tulisannya menyeret nama Dandim 0827 Sumenep, Letkol Czi. Donny Pramudya Mahardi.

Rudi menilai konten yang ditayangkan dengan judul "Kasus Dugaan Penipuan Oleh Fauzi, Kini Seret Nama Dandim Sumenep" oleh website Suara Anak Kolong pada Minggu, 20 November 2022 itu merugikan profesi wartawan.

"Konten tersebut tidak layak disebut berita, itu konten sampah yang bisa berakibat merugikan profesi wartawan. Sampaikan salam saya pada pemilik website itu," kata Rudi kepada awak media, Rabu, 23 November 2022.

Baca Juga: Pemkab Sumenep Gelar Bupati Award Bagi Camat dan Lurah Teladan 2022, Ini Tujuannya

Lantas dia memaparkan sejumlah alasan mengapa konten website SuaraAnakKolong dengan judul "Kasus Dugaan Penipuan Oleh Fauzi, Kini Seret Nama Dandim Sumenep" tidak layak disebut berita.

Pertama, jika konten tersebut adalah berita, seharusnya sesuai dengan kaidah jurnalistik, yakni cover bothside atau berimbang. Namun, faktanya berita tersebut cenderung sepihak.

"Para pihak terkait di dalam pemberitaan tersebut, dalam hal ini Veros, Dandim Sumenep, dan Fauzi tidak dikonfirmasi oleh penulis berita. Padahal dalam konteks berita itu, seharusnya penulis berita melakukan konfirmasi kepada pihak terkait," ujar Rudi.

Baca Juga: Bupati Sumenep Beberkan Data, Angka Pengangguran di Sumenep Tahun 2022 Menurun

Kedua, website SuaraAnakKolong tidak jelas statusnya sebagai media massa. Sebab, website tersebut mencantumkan menu Tentang Kami, namun laman itu kosong.

Padahal, laman tersebut seharusnya menjadi menu yang sangat penting untuk menjelaskan status SuaraAnakKolong sebagai sebuah media massa atau bukan.

Halaman:

Editor: Haifizah Maulidina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

MASYARAKAT RASAKAN LANGSUNG PROGRAM BESTI BERDERING

Selasa, 27 September 2022 | 09:11 WIB
X